Pekerja Sosial Tuban

masalah sosial – pekerjaan sosial – ilmu sosial

Masalah Sosial

Berbagai sudut pandang tentang masalah sosial:

Pandangan sosiologi adalah situasi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai perlu diatasi (dipemecahankan). Pandangan pekerja sosial adalah terganggunya fungsi sosial, sehingga mempengaruhi kemampuan memenuhi kebutuhan, dan peranan-peranannya di masyarakat. Kondisi yang dipandang orang atau masyarakat sebagai situasi yang tidak diharapkan.

Definisi masalah sosial menurut para ahli:

Situasi sosial yang tidak diinginkan oleh sejumlah orang karena dikhawatirkan akan mengganggu sistem sosial dan perilaku orang-orang yang terlibat di dalamnya adalah perilaku yang menyimpang dari nilai atau norma-norma (Horton dan Leslie, 1984).

Masalah sosial adalah suatu kondisi sosial yang mempengaruhi sejumlah besar orang yang memerlukan perbaikan segera dengan sekumpulan tindakan-tindakan (Zastrow, 2000).

Masalah sosial adalah suatu situasi atau kondisi sosial yang dievaluasi oleh orang-orang sebagai suatu situasi atau kondisi yang tidak mengenakkan atau situasi problematic (Pincus & Minahan, 1975).

Dari definisi di atas dapat disimpulkan unsur-unsur masalah sosial yaitu:

  • Adanya suatu situasi atau kondisi sosial;
  • Adanya sekelompok orang yang mengevaluasi situasi atau kondisi sosial tersebut;
  • Adanya evaluasi terhadap situasi atau kondisi sosial tersebut sebagai tidak mengenakkan;
  • Adanya alasan-alasan mengapa situasi atau kondisi tersebut sebagai tidak mengenakkan.

Jenis masalah sosial:

Masalah sosial konvensional

Kemiskinan,  wanita rawan sosial ekonomi, keluarga berumah tak layak huni,  keterlantaran (balita, anak dan lanjut usia), keterasingan, kecacatan, ketunaan sosial (gelandangan, tuna susila), anak remaja nakal, bencana.

Masalah kontemporer

Kerusuhan sosial, korban tindak kekerasan/perlakuan salah,  anak jalanan, keluarga dengan masalah sosial psikologis, Korban penyalahgunaan Napza, penyandang penyakit HIV/AIDS, keluarga rentan.

Sebab-sebab masalah

Internal : ketidakmampuan, kecatatan, gangguan jiwa dan sebagainya.

Eksternal: keluarga, sekolah, lingkungan tetangga, lingkungan kerja dan lain sebagainya.

4 faktor masalah sosial

  • Faktor ekonomi (kemiskinan, pengangguran dan lain-lain);
  • Faktor budaya ( perceraian, kenakalan remaja dan lain-lain);
  • Faktor biologis (penyakit menular, keracunan makanan dan lain-lain);
  • Faktor psikologis (penyakit saraf, aliran sesat dan lain-lain).

Sumber: Materi Dasar-Dasar Pekerjaan Sosial bagi TKSP BBPPKS Jogjakarta, Juni 2009.

5 Komentar »

  1. […] Masalah Sosial […]

    Ping balik oleh WKSBM « Pekerja Sosial Tuban | Mei 10, 2011 | Balas

    • Suatu keadaan yang memerlukan penanganan bersama semua pihak

      Komentar oleh peduliku | Mei 12, 2011 | Balas

  2. […] Masalah Sosial […]

    Ping balik oleh Advokasi « Pekerja Sosial Tuban | Juli 24, 2011 | Balas

  3. tolong donkz berikan contoh2 tentang sistem sosial …

    Komentar oleh Nichaaa | Oktober 15, 2012 | Balas

    • Mungkin ini yang Anda maksudkan – Menurut Pincus dan Minahan ada 4 sistem dasar dalam praktek pekerjaan sosial yaitu: sistem pelaksana perubahan (a change agent system), sistem klien (a client system), sistem sasaran (a target system) dan sistem kegiatan (an action system). Untuk contoh, detailnya silahkan kunjungi http://kesos.unpad.ac.id/?p=578

      Komentar oleh peduliku | Oktober 16, 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: