Pekerja Sosial Tuban

masalah sosial – pekerjaan sosial – ilmu sosial

Karang Taruna oh… Karang Taruna (bag 3)

Hasil dari Temu Karya II Karang Taruna Kabupaten Tuban Tahun 2011 di Ruang Rapat Bidang Sosial pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tuban menyepakati bahwa Sdr Nur Ahsan, S.Pd sebagai Ketua Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tuban periode 2011 – 2016. Untuk melengkapi kepengurusan selanjutnya dibentuk Tim Formatur yang bertugas memilih orang-orang yang akan duduk di dalam kepengurusan yang diambilkan dari unsur Karang Taruna Kecamatan maupun dari luar, adapun nama-nama yang masuk adalah Sebagai berikut:

Selanjutnya Draft Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tuban hasil dari Rapat Tim Formatur tersebut sekarang masih dalam proses pengajuan persetujuan dari Bupati Tuban.

September 29, 2011 Posted by | Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial | | 2 Komentar

Karang Taruna oh… Karang Taruna (bag 2)

Sesuai yang direncanakan bahwa pada Rabu tanggal 14 September 2011 dilaksanakan pertemuan Ketua dan Sekretaris Kecamatan se-Kabupaten Tuban, yang tidak dapat hadir hanya dari dua kecamatan yaitu dari Kecamatan Kerek dan Kecamatan Jatirogo.

Pertemuan tersebut disepakati sebagai Temu Karya II Karang Taruna Kabupaten Tuban tahun 2011, dengan mencermati 3 (tiga) dokumen penting yang harus disikapi dalam Temu Karya tersebut, dokumen tersebut, yaitu:

  1. Draft SK BUPATI TUBAN tentang Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Tingkat Kabupaten Tuban (hasil Temu Karya I Karang Taruna Kabupaten Tuban tanggal 16 Juni 2007 di BLK Tuban;
  2. Hasil Rapat Ketua Pengurus Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Tuban pada tanggal 10 April 2008 di Pendopo Kecamatan Grabagan;
  3. Surat Sdr. Nur Ahsan, S.Pd Kepada Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tuban perihal Permohonan Rekomendasi Ke II.

Agar pelaksanaan Temu Karya II Karang Taruna Kabupaten Tuban Tahun 2011 berjalan efektif dan efisien, maka panitia membagi peserta temu karya menjadi 3 (tiga) kelompok dengan tugas:

  1. Meminta pendapat kelompok dalam mencermati 3 (tiga) dokumen tersebut?
  2. Meminta rekomendasi kelompok dalam mencermati 3 (tiga) dokumen tersebut?

Hasil Musyawarah dari :

KELOMPOK I

Kelompok I berpendapat bahwa:

  1. Berdasarkan Temu Karya I Karang Taruna Kabupaten Tuban tanggal 16 Juni 2007, proses dari awal hingga akhir tidak ada cacat hukum, berarti tetap sah;
  2. Menyikapi hasil Rapat Ketua Pengurus Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Tuban pada tanggal 10 April 2008 di Pendopo Kecamatan Grabagan merupakan dinamika organisasi yang perlu dijadikan referensi untuk kemajuan organisasi;
  3. Draft usulan Sdr. Nur Ahsan, S.Pd Kepada Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tuban perihal Permohonan Rekomendasi Ke II, merupakan langkah solusi yang diambil untuk kembali memacu semangat Karang Taruna bangun dan bangkit dari kevakuman, tetapi perlu ada perbaikan dan pembenahan.

Kelompok I memberikan rekomendasi, yaitu:

  1. Mengakui secara sah Temu Karya I Karang Taruna Kabupaten Tuban tanggal 16 Juni 2007 dan mengakui Sdr. Nur Ahsan, S.Pd terpilih sebagai ketua;
  2. Penentuan struktur organisasi perlu ada perombakan;
  3. Perlu adanya pengukuhan kembali Sdr. Nur Ahsan, S.Pd secara aklamasi yang diperkuat dengan Berita Acara dan ditandatangani oleh masing-masing Ketua Karang Taruna Kecamatan atau yang mewakili.

KELOMPOK II

Kelompok II berpendapat bahwa:

Draft SK BUPATI TUBAN tentang Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Tingkat Kabupaten Tuban tidak sesuai dengan hasil Temu Karya I Karang Taruna Kabupaten Tuban tanggal 16 Juni 2007 di BLK Tuban, intinya tidak diterima;

Hasil Rapat Ketua Pengurus Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Tuban pada tanggal 10 April 2008 di Pendopo Kecamatan Grabagan, tidak diterima;

Menerima draft Permohonan Rekomendasi II terkait surat dari Saudara Nur Ahsan sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Tuban hasil Temu Karya I Karang Taruna Kabupaten Tuban tanggal 16 Juni 2007 di BLK Tuban

Kelompok II memberikan rekomendasi, yaitu:

Terkait Susunan Pengurus Karang Taruna 2011 – 2016, Saudara-saudara yang hadir hari ini (Rabu tanggal 14 September 2011) diharapkan bisa masuk di dalam kepengurusan/sesuai dengan daftar hadir.

KELOMPOK III

Kelompok III berpendapat bahwa:

  1. Draft SK BUPATI TUBAN tentang Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Tingkat Kabupaten Tuban tidak sesuai dengan hasil Temu Karya I Karang Taruna Kabupaten Tuban tanggal 16 Juni 2007 di BLK Tuban;
  2. Hasil Rapat Ketua Pengurus Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Tuban pada tanggal 10 April 2008 di Pendopo Kecamatan Grabagan, tidak ada;
  3. Permohonan Rekomendasi II sesuai dengan kepengurusan inti dan di seksi-seksi diserahkan kepada Tim (Pengurus Inti).

Kelompok III memberikan rekomendasi, yaitu:

  1. Pada intinya sepakat pada hasil Temu Karya I Karang Taruna Kabupaten Tuban tanggal 16 Juni 2007 dan menolak draft SK BUPATI TUBAN No: 188.45/    /KPTS?414.012/2006 dan mengembalikan mandat sesuai hasil Temu Karya I.

Karang Taruna oh… Karang Taruna (bag 1)

September 15, 2011 Posted by | Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial | | 2 Komentar

Karang Taruna oh… Karang Taruna (bag 1)

Karang Taruna oh…Karang Taruna adalah sebuah ungkapan belas kasih untuk Karang Taruna Kabupaten Tuban dalam upayanya menempuh jalan berliku guna mendapatkan penetapan dan pengesahan sekaligus pengukuhan sebagai organisasi sosial wadah pengembangan generasi muda yang mampu menampilkan karakteristiknya melalui cipta, rasa, karsa dan karya di bidang kesejahteraan sosial.

“Pengurus dilingkup Kabupaten/Kota yang disahkan dalam Temu Karya Kabupaten/Kota adalah sebagai pengembangan jaringan komunikasi, kerjasama informasi dan kolaborasi antar Karang Taruna dalam lingkup/wilayah Kabupaten/Kota dan dikukuhkan oleh Bupati/Walikota setempat.” Begitulah bunyai dari Bab VI Pasal 6 ayat (3) c PERMENSOS RI. Nomor: 83/huk/2005 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna.

Saat ini berbunyi “Forum Pengurus Karang Taruna Kabupaten/Kota dipilih, ditetapkan, dan disahkan dalam Temu Karya Karang Taruna kabupaten/kota dan dikukuhkan oleh Bupati/Walikota, dengan masa bhakti 5 (lima) tahun; “ pada BAB IV Pasal 10 ayat (3) b PERMENSOS RI Nomor : 77/HUK/2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna.

Aku tidak hendak membicarakan perubahan PERMENSOS tersebut, namun sedikit kilas balik perjalanan Karang Taruna Kabupaten Tuban dalam rangka untuk mendapatkan penetapan dan pengesahan, sekaligus dikukuhkan sebagai Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tuban.

Pada tanggal 16 Juni 2007 telah diselenggarakan Temu Karya I Karang Taruna Kabupaten Tuban, dengan dihadiri oleh 3 orang utusan dari masing-masing 20 Pengurus Karang Taruna Kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban, membuahkan hasil sebuah “Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tuban” dengan masa bhakti 2007 – 2012. Adalah suatu kegembiraan bagi orang-orang yang peduli dengan nasib generasi muda (Karang Taruna) yang sebelumnya bak “mati segan, hidup tak mau”.  Sebagai ungkapan kegembiraan dan simpati akan suksesnya Temu Karya I Karang Taruna Kabupaten Tuban, maka serangkaian kegiatan lanjutan berikutnya adalah Pelantikan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tuban, direncanakan pada tanggal 1 September 2007 di sebuah “Gedung Pertemuan” di jalur strategis tengah kota sekaligus sebagai ajang promosi. 250 undangan telah disebar untuk 200 pengurus harian Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Tuban dan 50 undangan untuk Tokoh Masyarakat, seluruh rangkaian acara seremoni telah siap termasuk naskah “sambutan Bupati”, tiba-tiba acara dibatalkan tanpa sebab sehari menjelang pelantikan. Semua menjadi berantakan….

Menyikapi hal tersebut di atas, Ketua Pengurus Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Tuban pada tanggal 10 April 2008 mengadakan pertemuan bertempat di Pendopo Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban dan memutuskan/menetapkan:

  1. Pencabutan mandat yang diberikan kepada Ketua Terpilih hasil Temu Karya I Karang Taruna Kabupaten Tuban tanggal 16 Juni 2007 karena Ketua terpilih tidak bisa memenuhi kewajibannya mendapatkan Surat Keputusan Bupati Tuban,
  2. Menggagalkan seluruh isi dari keputusan yang telah diambil melalui Temu Karya I Karang Taruna Kabupaten Tuban tanggal 16 Juni 2007,
  3. Temu Karya I Karang Taruna Kabupaten Tuban tanggal 16 Juni 2007 kami nyatakan tidak menghasilkan keputusan, sehingga akibat hukum yang timbul adalah belum terpilihnya Ketua Karang Taruna Kabupaten Tuban,
  4. Ketua Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Tuban membentuk kembali Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tuban.
  5. Mengusulkan 5 nama untuk dipilih salah satu guna mendapatkan persetujuan sebagai Ketua Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tuban periode 2008 – 2013.

Namun demikian apa yang sudah dilakukan oleh Ketua Karang Taruna Kecamatan se-Kabupaten Tuban itu untuk memecah kebuntuan, juga tidak mendapatkan respon dari “Pengambil Keputusan”, sampai pada akhirnya vakum. Belakangan ini gagasan untuk mendapatkan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tuban timbul kembali dan mendapat respon positif dari Pembina Fungsional Karang Taruna, direncanakan pada tanggal 14 September 2011 Ketua dan Sekretaris Karang Taruna Kecamatan se-kabupaten Tuban mengadakan pertemuan di Ruang Rapat Bidang Sosial pada Dinas Sosial,Tenaga Kerja, Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tuban dengan agenda tunggal membahas “kepengurusan Karang Taruna Kabupaten Tuban”.

Selamat bermusyawarah ………. Semoga tidak sia-sia lagi

September 12, 2011 Posted by | Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial | | Tinggalkan komentar

Bimbingan dan Latihan Ketrampilan Karang Taruna

Bimbingan dan Latihan Ketrampilan Karang Taruna. Fungsi Karang Taruna adalah penyelenggara kegiatan pengembangan jiwa kewirausahaan dengan memupuk kreatifitas generasi muda untuk dapat mengembangkan tanggung jawab sosialnya yang bersifat rekreatif, kreatif, edukatif, ekonomi produktif dan kegiatan praktis lainnya. Sehubungan dengan hal tersebut Dinas Sosial, Tenaga Kerja Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tuban bekerjasama dengan UPT PSRT Bojonegoro mengadakan seleksi Calon Penerima Pelayanan Angkatan II Tahun 2011 di UPT PSRT Bojonegoro yang telah dilaksanakan pada tanggal 21 Juni 2011 di Dinas Sosial, Tenaga Kerja Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tuban, diikuti oleh 39 Anggota Karang Taruna dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tuban antara lain: 4 anak dari Kecamatan Montong, 3 anak dari Kecamatan Soko, 1 anak dari Kecamatan Parengan, 11 anak dari Kecamatan Grabagan, 9 anak dari Kecamatan Rengel, 1 anak dari Kecamatan Plumpang, 2 anak dari Kecamatan Kenduruan, 3 anak dari Kecamatan Senori, 3 anak dari Kecamatan Kerek, 1 anak dari Kecamatan Jenu, 1 anak dari Kecamatan Singgahan.

Oleh karena keterbatasan sarana dan prasarana dari 39 anak peserta seleksi tersebut yang diterima 19 anak dan pada tanggal 4 Juli 2011 mulai masuk untuk mengikuti Bimbingan dan latihan ketrampilan di UPT PSRT Bojonegoro selama 6 bulan, berikut ini nama-nama yang lolos seleksi:

  1. TRI ANDAYANI Ds. Margorejo Kec. Kerek
  2. SITI HIMATUS SHOLIHAH Ds. Bringin Kec. Montong
  3. SITI UMI FAIZAH Ds. Bringin Kec. Montong
  4. PARWITO Ds. Jarorejo Kec. Kerek
  5. MOH. ROHIM Ds. Maindu Kec. Montong
  6. M. KHOIRUMAN Ds. Banyubang Kec. Grabagan
  7. MOH. IRWAN Ds. Sambonggede Kec Merakurak
  8. M. KHOIRUL ANWAR Ds. Sembung Kec. Parengan
  9. M. KHOIRUL HUDA Ds. Bringin Kec. Montong
  10. LASMINTO Ds. Sembung Kec. Parengan
  11. MEI SRIWAHYUNI Ds. Bulurejo Kec. Rengel
  12. DWI APRILIYA SARI Ds. Banjaragung Kec. Rengel
  13. ABDUL ASBARI Ds. Sidohasri Kec. Kenduruan
  14. MISBAKHUL ANAM Ds. Saringembat Kec. Singgahan
  15. ERLIANA PUTRI K.L Ds. Margorejo Kec. Kerek
  16. EDI SANTOSO Ds. Sokosari Kec. Soko
  17. INDAH AYU Ds. Sumurcinde Kec. Soko

Sumber: Dinsosnakerduk dan Capil Kab. Tuban

jika Anda atau orang-orang yang Anda kenal butuh informasi pelatihan seperti ini, silahkan menghubungi Dinas Sosial setempat di kota Anda.

Juli 5, 2011 Posted by | Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial | | Tinggalkan komentar

Manajemen Organisasi

Pada hari ini Dinas Sosial Kabupaten Tuban menghadirkan 6 Karang Taruna, masing-masing Karang Taruna diwakili oleh 3 orang pengurus  yang membidangi organisasi, untuk mengikuti Kegiatan Bimbingan Pengembangan Kapasitas Manajemen Organisasi. Penyelenggara kegiatan ini adalah Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mulai tanggal 13 – 14 April 2011 bertempat di Hotel “Surya Indah” Jalan Oro-oro Ombo Kota Batu. Adapaun masing-masing Karang Taruna yang menyatakan siap untuk mengikuti kegiatan tersebut berasal dari:

  1. Desa Bringin Kecamatan Montong (M. Asmaun, Sugianto, Supriyono),
  2. Desa Grabagan Kecamatan Grabagan (Hariyanto, A. Nur Sohib, Suyanto),
  3. Desa Plumpang Kecamatan Plumpang (Nur Aksan, Hasanudin, M. Husnul Romadlon),
  4. Desa Pucangan Kecamatan Palang (Yoyok Nur Z, Yusrofin, Hery W),
  5. Desa Sokosari Kecamatan Soko (M. Mabruri, M Usman, M Abidin),
  6. Desa Mulyoagung Kecamatan Singgahan (Sholikin, M. Lukman Hakim, Rozikin).

Selamat ……. semoga hasilnya dapat diterapkan di daerah masing-masing.

April 13, 2011 Posted by | Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial | | Tinggalkan komentar

Kegiatan Karang Taruna di Kabupaten Tuban

Kecenderungan bahwa tidak semua anak dapat meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mungkin akibat dari ketidakberdayaan secara ekonomi maupun akibat dari cara pandang yang keliru dari orang tua maupun anak itu sendiri mengenai arti pentingnya pendidikan, telah menyebabkan terjadinya pengangguran. Mungkin juga ada alasan yang lebih kuat dari itu yang dipakai dasar membenarkaan mengapa anak-anak yang semestinya masih sekolah tetapi menganggur, yang jelas pengangguran itu terjadi, kalau tidak bisa dikatakan banyak pengangguran. Yang jelas dengan adanya pengangguran telah dipakai alasan sebagai penyebab terjadinya penggunaan, pengedaraan Narkoba, konsumsi minuman keras, kriminalitas, tindak kekerasan serta berbagai permasalahan sosial generasi muda lainnya, yang telah diklaim sebagai masalah yang komplek yang mengancam masa depan generasi muda pada khususnya dan masa depan bangsa pada umumnya.

Agar supaya generasi muda ini dapat menjalankan fungsi sosialnya sebagai anggota masyarakat yang trampil dan aktif berpartisipasi secara produktif maka pengangguran harus ditangani. Siapapun orangnya baik secara perorangan maupun kelompok mempunyai tanggung jawab agar generasi muda tidak menjadi pengangguran. Bagi yang memiliki kemampuan finansial bisa mendirikan tempat-tempat kegiatan, pelatihan ketrampilan/kejuruan atau membiayai mereka untuk bisa mengikuti kegiatan tersebut. Bagi yang tidak memiliki kemampuan finansial, dapat melakukannya dengan memberikan/mencarikan informasi baik kepada anak atau kepada orang tuanya, juga dapat menginformasikan kepada pihak yang melaksanakan kegiatan, lembaga pelatihan bahwa generasi muda di lingkungannya membutuhkan kegiatan, latihan ketrampilan/kejuruan.  Dengan tujuan bahwa generasi muda ini harus memiliki kegiatan positif  dan juga memiliki bekal ketrampilan yang cukup, yang pada akhirnya generasi muda memiliki tanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga maupun masyarakat. Di dalam prinsip-prinsip pekerjaan sosial di kenal dengan istilah ”membantu individu, kelompok maupun masyarakat agar mereka dapat membantu dirinya sendiri”.

Sebagai perwujudan dari bentuk perhatian kepada generasi muda yang kebetulan tidak memiliki/minim kegiatan, maka pada tanggal 7 Juni 2010 sebagai kelanjutan dari gelombang pertama yang akan selesai pada akhir bulan Juni ini, maka Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tuban bekerja sama dengan UPT PSRT Bojonegoro dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) telah mengadakan seleksi bagi Calon Siswa UPT PSRT Bojonegoro, Tempat di Aula Bidang Sosial pada Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tuban dengan sasaran remaja anggota Karang Taruna yang diakibatkan oleh :

  • Masalah sosial ekonomi;
  • Pengangguran;
  • Tidak memiliki ketrampilan;
  • Tingkat pendidikan rendah;

Persataratan untuk menjadi calon siswa adalah :

  • Usia 15 s/d 21 tahun;
  • Belum menikah;
  • Pendidikan minimal SLTP;
  • Sehat jasmani dan rohani;
  • Berniat sungguh-sungguh mengikuti bimbingan;
  • Bersedia di asramakan dan mentaati tata tertib;
  • Berkelakuan baik.

Jangka waktu Bimbingan dan Latihan Ketrampilan adalah 6 bulan, biaya ditanggung Pemerintah. Adapun nama-nama yang mengikuti seleksi calon siswa PSRT adalah:

NO. NAMA ALAMAT
1. Agus Sumito Ds. Losari Kec. Soko
2. Subkan Ds. Losarai Kec. Soko
3. Achmad Taufik Ds. Cepokorejo Kec. Palang
4. Mohammad Asrori Ds. Sugiharjo Kec. Tuban
5. Asri Handayani Ds. Kebonagung Kec. Rengel
6. M. Rusydi Fadlli Ds. Sumberagung Kec. Plumpang
7. M. Nuruddin A. Ds. Rengel Kec. Rengel
8. M. Amrul Mugids Ds. Rengel Kec. Rengel
9. M. Arif Febrianto Ds. Sokosari Kec. Soko
10. Suliswanto Ds. Sokosari Kec. Soko
11. Aliv Alvian Ds. Sokosari Kec.Soko
12. Muoedi Muzakka Ds. Sendang Kec. Senori
13. Juni Arif Fauzan Ds. Kenongosari Kec. Soko
14. Achmad Musta’in Ds. Sumurgung Kec. Tuban
15. Mochammad Jito Ds. Sumurgung Kec. Tuban
16. Joko Kuncoro Kel. Gedongombo Kec. Semanding
17. M. Samsul Andik Kel. Gedongombo Kec. Semanding

Juni 17, 2010 Posted by | Usaha-Usaha Kesejahteraan Sosial | | Tinggalkan komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.