Pekerja Sosial Tuban

masalah sosial – pekerjaan sosial – ilmu sosial

Kesejahteraan Sosial

Latar Belakang

Kesejahteraan sosial mempunyai konotasi yang bermacam-macam. Orang awam mengartikan “kesejahteraan sosial sebagai suatu situasi dan kondisi pribadi dan sosial yang menyenangkan”. Ada ungkapan dalam bahasa Jawa “gemah ripah loh jinawi, tata tentrem, kerto raharjo. Nandur kang sarwo tukul, dodol kang sarwo tinuku”. Atau ungkapan lain yang religius “baldatun toyyibatun wa robbun ghofur”. Ada pula yang menggambarkan dengan kalimat “segala sesuatu yang serba beres”. Tidak ada hambatan, gangguan dan halangan, sehingga semuanya berjalan lancar. Ada pula ungkapan dalam bahasa inggris “everything is running well”. Semuanya itu adalah ungkapan-ungkapan tentang arti kesejahteraan sosial yang hidup dalam masyarakat sebagai suatu kondisi hidup dan kehidupan yang baik. Kondisi seperti ini tidak mungkin dicapai oleh orang perorang yang bekerja sendiri-sendiri. Tetapi hanya dapat dicapai melalui usaha bersama. Setidak-tidaknya pada gambaran jual-beli di atas. “dodol kang sarwo tinuku”. Artinya ada sesuatu elastisitas barang yang sempurna yang diikuti dengan daya beli masyarakat yang kuat.

Kesejahteraan Sosial

Ada cukup banyak pengertian kesejahteraan sosial yang dikemukakan oleh para ahli ilmu-ilmu kesejahteraan sosial. Namun di Indonesia karena kesejahteraan sosial ditetapkan oleh undang-undang, maka yang berlaku sah adalah pengertian yang ditetapkan oleh undang-undang.

Arti yuridis formalnya dijelaskan pada pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial:

“Kesejahteraan Sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya”, sebagai suatu paradigma ketika melihat dan menyadari bahwasanya permasalahan sosial menjadi semakin banyak dan kompleks.

Unsur-unsur pokok dalam pengertian kesejahteraan sosial adalah:

1. Kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial;

2. Dapat hidup layak;

3. Mampu mengembangkan diri;

4. Dapat melaksanakan fungsi sosial.

Sebagai perbandingan berikut ini dikemukakan arti kesejahteraan sosial yang dikemukakan oleh Walter A. Frielander:

“Kesejahteraan sosial adalah suatu sistem pelayanan dari lembaga-lembaga sosial yang terorganisasikan yang ditujukan untuk memungkinkan mereka dapat mengembangkan kemampuan secara penuh dan meningkatkan kesejahteraan mereka selaras dengan kebutuhan-kebutuhan keluarga mereka dan masyarakat”.

Unsur-unsur yang terkandung dalam pengertian di atas:

1. Kegiatan lembaga-lembaga sosial yang terorganisasikan;

2. Dimaksudkan untuk membantu individu atau kelompok;

3. Tujuannya adalah mencapai standar hidup yang memuaskan;

4. Mengembangkan kemampuan secara penuh;

5. Meningkatkan kesejahteraan selaras dengan kebutuhan keluarga dan masyarakat.

Sumber : Buku Pedoman Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur

9 Komentar »

  1. [...] aspirasi untuk meningkatkan peran serta penyandang Tuna Netra dalam pembangunan Nasional khususnya kesejahteraan sosial penyandang Tuna Netra. Pertuni mempunyai hirarki kepengurusan mulai dari tingkat Pusat dengan [...]

    Ping balik oleh Cacat Netra « Pekerja Sosial Tuban | Mei 10, 2011 | Balas

  2. [...] Kesejahteraan Sosial [...]

    Ping balik oleh WKSBM « Pekerja Sosial Tuban | Mei 10, 2011 | Balas

    • Suatu keadaan yang ingin dicapai oleh kebanyakan orang.

      Komentar oleh peduliku | Mei 12, 2011 | Balas

  3. [...] Kesejahteraan Sosial [...]

    Ping balik oleh Pemutakhiran Data Program TKSK « Pekerja Sosial Tuban | Mei 12, 2011 | Balas

  4. [...] Kesejahteraan Sosial [...]

    Ping balik oleh Kegiatan Pemberdayaan Keluarga Rentan « Pekerja Sosial Tuban | Juni 7, 2011 | Balas

  5. [...] Kesejahteraan Sosial [...]

    Ping balik oleh Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tuban periode 2011-2016 « Pekerja Sosial Tuban | Juni 20, 2011 | Balas

  6. [...] Kesejahteraan Sosial [...]

    Ping balik oleh Advokasi « Pekerja Sosial Tuban | Juli 24, 2011 | Balas

  7. good :)

    Komentar oleh zukhruf | April 7, 2012 | Balas

  8. bagus, menambah wawasan…

    Komentar oleh zukhruf | April 7, 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: