Pekerja Sosial Tuban

masalah sosial – pekerjaan sosial – ilmu sosial

KUBE Pemberdayaan Fakir-Miskin

Meskipun sudah terlalu banyak informasi yang sama di berbagai media, rasanya aku juga perlu mengangkat tulisan mengenai KUBE yang diperkenalkan dan dijalankan oleh Departemen Sosial sejak tahun 1983-an dan telah memberi inspirasi berbagai pihak dalam usaha pemberdayaan warga miskin.

PENGERTIAN KUBE

Kelompok Usaha Bersama (KUBE) adalah suatu kelompok yang dibentuk oleh warga / keluarga-keluarga binaan sosial yang terdiri dari orang-orang/keluarga-keluarga kurang mampu (prasejahtera) yang menerima pelayanan sosial melalui kegiatan Program Pemberdayaan Fakir Miskin.

SASARAN

Penerima bantuan stimulant pemberdayaan adalah para Keluarga Binaan Sosial (KBS) yang tergabung dalam KUBE, namun kondisi usaha ekonomi produktifnya mengalami hambatan atau kegagalan dan memerlukan bantuan tambahan modal usaha.

MEKANISME KEGIATAN KUBE

Unsur Pokok KUBE

KUBE terdiri atas 10 orang (KK) fakir miskin yang telah terpilih melalui seleksi sebagai Keluarga Binaan  Sosial (KBS), adanya kemauan anggota KUBE untuk bekerja secara kelompok dan adanya kesamaan minat dari anggota untuk melaksanakan suatu jenis usaha     ( UEP / UKS ) melalui kegiatan kelompok.

Proses Pembentukan Kelompok

Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dibentuk berdasarkan musyawarah bersama antar anggota ( hasil seleksi ) KBS Program Pemberdayaan Fakir Miskin. Penentuan jenis kegiatan usaha kelompok dilaksanakan oleh anggota kelompok sesuai dengan potensi alam yang ada. Terhadap kelompok yang telah terbentuk diberikan latihan ketrampilan sesuai dengan jenis usaha yang akan dilaksanakan. Pemberian bantuan sarana dan prasarana. Penentuan 10 KBS tersebut sebagai anggota Kelompok Usaha Bersama ( KUBE ).

KEPENGURUSAN (KUBE)

Ketua

Dengan rincian tugas : Bertanggung jawab kepada rapat kelompok, memimpin dan bertanggung jawab atas kelangsungan   KUBE, memimpin seluruh kegiatan kelompok. membimbing dan mengawasi serta mengarahkan Sekretaris dan Bendaharawan Kelompok, membagi tugas atau menugasi anggota untuk melaksanakan sesuatu yang menyangkut kepentingan kelompok, mengambil keputusan sesuai dengan kebijaksanaan dan hasil musyawarah kelompok, berhubungan / konsultasi dengan para pembina, melaksanakan transaksi dengan pihak ketiga dalam rangka pengelolaan usaha ekonomi produktif, pemeliharaan pembelian dan penjualan ternak sesuai dengan kesepakatan kelompok, memeriksa dan menutup buku kas serta memeriksa buku catatan administrasi lainnya dan melaporkan perkembangan KUBE secara berkala pada anggota dan pembina.

Sekretaris

Dengan rincian tugas : membantu ketua dalam melaksanakan administrasi kelompok, mewakili ketua apabila berhalangan, engundang rapat kelompok atas perintah ketua, mencatat hasil keputusan rapat kelompok, engumumkan hal-hal yang perlu diketahui oleh anggota, menyusun laporan untuk rapat kelompok, mengisi buku-buku administrasi kelompok dan membantu ketua dalam memimpin kegiatan kelompok.

Bendahara

Dengan rincian tugas : mencatat penerimaan dan pengeluaran uang KUBE, menyimpan segala penerimaan / keuangan kelompok, membayar dan atau mengeluarkan uang untuk sesuatu keperluan yang telah disetujui oleh ketua, membuat buku catatan pembantu tentang usaha ekonomi produktif kelompok, melaporkan keadaan keuangan KUBE dalam rapat kelompok, musyawarah kelompok merupakan pengambil keputusan tertinggi, dalam hal antara lain : (Memilih dan menetapkan pengurus KUBE, menentukan pembagian kerja anggota kelompok, menentukan kebijaksanaan, langkah serta keputusan, bersama-sama dengan pengurus membuat rincian tugas pengurus dan anggota KUBE.

MEKANISME PENGEMBANGAN BANTUAN STIMULAN

Pengelolaan Usaha ( Contoh : Ternak Kambing )

Bantuan stimulan berupa ternak kambing yang diserahkan kepada masing-masing kelompok, merupakan hak milik kelompok, oleh karena itu pengelolaan dan pengembangannya menjadi tanggung jawab bersama. Beberapa pilihan cara pengelolaan bantuan dapat dilakukan ( sesuai kesepakatan kelompok ) antara lain :

  • Pengelolaan Bantuan Secara Kolektif, yaitu: bantuan ternak kambing yang diterima dikelola secara bersama-sama oleh seluruh anggota kelompok dalam satu kandang dengan mengutamakan azas kebersamaan dengan cara mengadakan pembagian kerja secara adil dan merata. Di dalam kegiatan ini, tidak dibenarkan anggota  Keluarga Binaan Sosial ( KBS ) diperlakukan sebagai buruh.
  • Pengelolaan bantuan Secara Perorangan, yaitu: karena pertimbangan-pertimbangan tertentu sehingga bantuan stimulan  tidak dapat dikelola secara kolektif  ( misalnya tempat tinggal saling berjauhan, lahan kosong yang terbatas untuk membuat kandang yang besar, dan lain-lain). maka bantuan stimulan dapat dikelola secara perorangan dengan catatan bahwa kegiatan tersebut masih terkait dengan kepemilikan kelompok, sehingga kepada yang bersangkutan (pengelola) tetap dikenakan kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi sesuai dengan kesepakatan kelompok.

 Pengguliran

Setiap Kelompok Usaha Bersama  (KUBE) yang mendapatkan bantuan diwajibkan melaksanakan pengguliran kepada warga lain yang membutuhkan disekitarnya baik secara perorangan maupun secara kelompok ( KUBE lain yang telah atau akan dibentuk ) jumlah dan besarnya ternak yang digulirkan sesuai dengan bantuan stimulan yang diterima adapun waktu pelaksanaan pengguliran ditentukan berdasarkan kesepakatan bersama antara anggota kelompok dengan persatuan Pembinaan KUBE.

Pembagian Hasil/Keuntungan

Pengelola bersama kelompok bertanggung jawab terhadap pembagian keuntungan atau kerugian yang diderita kelompok. Setiap keuntungan/kerugian wajib dilaporkan kepada seluruh anggota. Pembagian keuntungan didasarkan pada kesepakatan kelompok atau didasarkan pada beban kerja dan tanggung jawab anggota. Sebaiknya pembagian keuntungan diatur sebagai berikut : Insentif bagi pengelola : 25 %, Dibagikan kepada anggota: 20 %, Pengguliran: 50 %, Untuk usaha kesejahteraan sosial (UKS): 5 %.

Pengumpulan dana IKS (Iuran Kesetiakawanan Sosial)

Setelah melaksanakan kewajiban menggulirkan, dari ternak yang dipelihara oleh KUBE maka anggota KUBE wajib menyisihkan sebagain keuntungan yang diperolehnya untuk tabungan kelompok atau Iuran Kesetiakawanan Sosial (IKS). Besarnya nilai IKS dan kapan mulai mengumpulkannya ditentukan berdasarkan kesepakatan kelompok dengan mempertimbangkan kondisi dan hasil usaha serta rasa kesetiakawanan sosial seluruh anggota kelompok. Dana IKS yang terkumpul dapat dipergunakan untuk : (Apabila sangat diperlukan sebagai penambahan modal usaha ekonomi produktif atau untuk penganekaragaman usaha, sebagai modal kegiatan Jaminan Kesetiakawanan Sosial (Jamkesos).

TAHAPAN PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERDAYAAN FAKIR MISKIN

KUBE Penumbuhan

KUBE awal yang baru dibentuk

KUBE Pengembangan (BLPS)

KUBE yang telah berhasil baik dalam pengelolaan Usaha Ekonomis Produktif (UEP), adminstrasi maupun kegiatan kelompok yang telah berjalan minimal 2 tahun.

KUBE MANDIRI Lembaga Keuangan Mikro (LKM)

KUBE lanjutan dari Bantuan Langsung Pemberdayaan Sosial (BLPS) yang dikembangkan melalui kegiatan Lembaga Keuangan Mikro.

About these ads

Agustus 25, 2011 - Posted by | Usaha-Usaha Kesejahteraan Sosial |

4 Komentar »

  1. informasi cukup MENARIK.
    Semoga semakin maju dan lebih sukses lagi.
    kalau ada waktu jangan lupa silahkan,
    KUNJUNGI : SOSCOMMUNITY yang siap membantu segalanya terutama
    PENANGGULANGAN KEBAKARAN:

    Informasi lebih maju silahkan MELIHAT :

    http://soscommunity.org/index.php?option=com_content&view=frontpage&Itemid=58

    Terimakasih

    CALL : 031 853 8830
    E-MAIl : soscommunity1@gmail.com

    Komentar oleh soscommunity | Desember 12, 2011 | Balas

    • Terima kasih telah mengunjungi kami, salam sukses dan semangat selalu untuk soscommunity.
      maaf aku kog nggak lihat form comen nya ya? :)

      Komentar oleh peduliku | Desember 13, 2011 | Balas

  2. salam kenal….
    Saya tertarik dgn model pemberdayaan masy. miskin melalui KUBE ini.bskah sy mendpt informasi tehnis lbh lanjut (bimbingan :-) ) u/ mendirikan KUBE di desa saya?.. informasi awal kami mempunyai anak asuh 50 yatim (non panti) dg bekerjasama dg LAZ. sedangkan ortu/wali mereka blm mmpunyai matapencaharian yg ajeg.harapannya melalui KUBE ni mreka mampu mandiri…oiya konsul via imel bs pak? maturnuwun sblmnya…

    Komentar oleh johan | Januari 5, 2012 | Balas

    • Salam kenal balik untuk Mas Johan… Aduh mohon maaf segede-gedenya, soalnya baru bisa bales sekarang, monggo silahkan email ke ilmawan@rocketmail.com. semoga saya bisa membantu.
      Sebagai info awal silahkan dikelompokkan menurut bakat dan minat dari masing2 ortu, biasanya per kelompok 10 orang. setelah itu baru kita bentuk pengurus, ada ketua, sekretaris dan bendahara. apakah sudah ada sudah ada sumber yg bisa dimanfaatkan ato belum?

      Komentar oleh peduliku | Januari 13, 2012 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: